Adanya Bakteri Dalam Susu Formula, Menkes Imbau Bayi Tidak Minum Susu
Jakarta (GNI),- Terkait adanya hasil penelitian yang dilakukan oleh Institut Pertanian Bogor (IPB) soal susu formula terkontaminasi bakteri 'Enterobacter Sakazakii' membuat para orang tua khawatir dan bingung.Untuk menghindari risiko bakteri itu, Menteri Kesehatan RI, Endang Rahayu Sedyaningsih mengimbau, bayi-bayi berusia enam bulan atau kurang, tidak minum susu formula."Jangan minum susu formula kalau bayi belum enam bulan. Karena bayi usia itu berisiko," kata Menkes di Kantor Kementerian Komunikasi dan Informasi, Kamis (10/02).
Bagi yang terpaksa menggunakan susu formula, diktakan Endang, siapkan dengan baik: gunakan air panas minimal 70 derajat dan minumkan segera, kurang dari dua jam.
Ditambahkan Endang, pihaknya sedang sedang menyusun Rancangan Peraturan Pemerintah (RPP) Air Susu Ibu (ASI). "Yang di dalamnya ada aturan atau suatu anjuran kuat pemberian ASI secara eksklusif sampai bayi berusia 6 bulan," tambahnya.
Setelah enam bulan, bukan berarti ASI dihentikan. "ASI harus diteruskan sampai dua tahun tapi didampingi makanan pendamping," tambah dia.
Orang tua juga diminta tak serta-merta menerima susu gratisan yang dibagikan. "Saya mengencam keras, pihak-pihak yang mempromosikan susu formula dengan cara membagikan ke rumah-rumah bersalin," tegasnya.
Dalam konferensi pers yang dilakukan Menkes, Menkominfo, Badan Pengawas Obat dan Makanan, Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI), dan Institut Pertanian Bogor (IPB) tersebut, urung mengumumkan merek susu formula berbakteri.
Alasan Menkes,"kami belum menerima pemberitahuan resmi atau jelas dari PN Jakarta Pusat."
Sebelumnya, Mahkamah Agung dalam putusan kasasi gugatan yang diajukan ayah dua anak, David ML Tobing memerintahkan pengumuman merk susu yang terkontaminasi Enterobacter sakazakii. Bakteri ini diketahui bisa menyebabkan enteritis (radang usus), sepsis (keracunan yg disebabkan oleh hasil proses pembusukan), dan meningitis (peradangan pada selaput otak dan sumsum tulang belakang).Share this : Share [refer to site map]

11:19 am