Pemprov Jabar Rencanakan Stop Pengiriman TKI ke Arab Saudi

Bandung (GNI),- Terkait adanya kabar negatif terhadap para tenaga kerja indonesia (TKI) di Araba Saudi. Pemerintah Provinsi (pemrov) Jawa Barat (Jabar) berencana untuk menyetop pengiriman TKI tersebut.
Total TKI asal Jabar yang bekerja di Arab Saudi diperkirakan mencapai 600 ribu orang. Hal ini, dikatakan Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Jabar, Mustafa Djamaluddin, kepada para wartawan di Kantornya, Jl. Soekarno-Hatta Bandung, Rabu (17/02).
"Tahun 2009, kita mengirimkan sekitar 133 ribu TKI. Tahun 2010 ada sekitar 100 ribu. Dihitung-hitung yang diberangkatkan dan pulang saat ini di sana ada sekitar 600 ribu TKI. Kalau ini dihentikan begitu saja, mereka bisa klenger,"katanya. Menurut Mustafa, tenaga kerja asal Indonesia tersebut, menjadi favorit para user karena TKI dikenal rajin dan tidak banyak menuntut.
"Kalau tenaga kerja dari negara lain, kelebihannya itu karena penguasaan bahasa saja. Tapi kalau TKI itu disukai karena perilaku baik, punya sopan santun dan rajin," ujarnya. Kalaupun pengiriman TKI ke Arab Saudi dihentikan, kata Mustafa, masih banyak negara lain yang akan menerima tenaga kerja dari Indonesia.
"Kalau benar disetop, ya kita alihkan saja ke negara lain. Masih banyak kok yang mau menerima," katanya. Sementara itu, Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Jeddah mengimbau pengusaha menghentikan perekrutan TKI. Imbauan tersebut dikeluarkan terkait sedikitnya jumlah aplikasi akibat pemberitaan negatif media massa serta kebijakan pemerintah Indonesia yang melakukan pengetatan pengiriman TKI.
Share this : Share [refer to site map]
Comments {+}
Leave a Response