Gubernur Apresiasi Bantuan CSR Bagi Sekolah

BANDUNG, (GNI)- Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan memberikan apresiasi atas bantuan Corporate Social Responsibility (CSR) dari Chevron berupa bangunan SDN Cipanas Kabupaten Sukabumi dan SMAN 23 Kabupaten Garut. Bantuan itu merupakan bagian upaya untuk membangun kembali sejumlah bangunan sekolah yang rusak akibat gempa bumi tahun 2009 lalu. Dengan bantuan tersebut, diharapkan mendorong pihak lain untuk juga memberikan CSR nya bagi kemajuan Jawa Barat, khususnya bidang pendidikan.
"Pembangunan di Jawa Barat adalah tanggungjawab bersama, partisipasi aktif para pengusaha dalam menyalurkan CSR nya untuk kepentingan masyarakat adalah hal yang patut didukung. Dengan membangun kembali gedung sekolah atau memperbaiki gedung yang rusak akan membantu kemajuan dunia pendidikan di Jawa Barat," ujar Heryawan saat menerima jajaran Manajemen Chevron yang dilanjutkan penandatanganan prasasti peresmian SDN Cipanas Kabupaten Sukabumi dan SMAN 23 Garut, di Gedung Negara Pakuan, Selasa (5/4) kemarin.
Pada acara tersebut, selain penandatanganan prasasti, Gubernur Jawa Barat menjamu makan pagi serta melakukan pembicaraan terkait dengan program rekonstruksi pasca gempa, khususnya bagi bangunan sarana umum. Hadir Kepala Dinas Pemukiman dan Perumahan Jawa Barat Eddy Nasution serta jajaran Manajemen Chevron antara lain; Isikeli Taureka - President Chevron Geothermal Indonesia, Yanto Sianipar - Vice President Policy, Government & Public Affairs Chevron, Harry Bustaman - Manager Corporate Responsibility, dan Alimin Ginting – Manager PGPA Geothermal Operations.
Dalam kesempatan itu, pihak Chevron menjelaskan bahwa saat gempa bumi itu terjadi, ribuan karyawan Chevron bergerak mengumpulkan bantuan berupa dana maupun barang untuk para korban gempa bumi. Bantuan ini diberikan kebeberapa wilayah pasca gempa bumi di Jawa Barat dan Sumatra Barat. Khusus di Jawa Barat, dana yang terkumpul digunakan untuk program rekonstruksi SDN Cipanas, di Jalan Cipanas, Kecamatan Kabandungan, Kabupaten Sukabumi dan SMAN 23 Garut, di jalan Raya Bungbulang Jati Gede Pakenjeng, Kabupaten Garut.
Di hadapan Gubernur Jawa Barat, Isikeli Taureka menyampaikan bahwa pembangunan kembali gedung SDN Cipanas dan SMAN 23 Garut merupakan bentuk kepedulian Chevron membantu membangkitkan kembali sektor pendidikan di wilayah pasca gempa. Kegiatan rekonstruksi ini merupakan bagian dari Chevron Earthquake Recovery Intiative (CERI) yakni program yang dikhususkan untuk membangun kembali sarana pendidikan yang hancur akibat gempa. "Sejalan dengan filosofi kebijakan Community Development Chevron, yaitu menciptakan pertumbuhan ekonomi masyarakat yang berkesinambungan melalui pengembangan sumber daya manusia," tuturnya.
Menurut Iskeli, proyek rekontruksi SDN Cipanas dan SMAN 23 Garut dimulai pada pertengahan Oktober 2010, seminggu setelah nota kesepahaman antara Chevron dan pemerintah Kabupaten Cipanas dan Garut di tandatangani. Proses rekonstruksi berlangsung selama lebih kurang 6 bulan. Tiga ruangan kelas yang rusak parah, dihancurkan dan dibangun kembali di SDN Cipanas, selain itu juga dibangun kembali ruang guru, ruang kepala sekolah, ruang perpustakaan, toilet dan kantin. Untuk SMAN 23 Garut, dibangun kembali tiga ruang kelas, ruang laboratorium, ruang kepala sekolah, ruang adminitrasi, kamar mandi dan toilet.Share this : Share [refer to site map]

Comments {+}
Leave a Response