Wisata Kampung Batu Malakasari Kenali Anak dengan Alam
Tujuan wisata Kampung Batu malakasari yang terletak di Jln. Banjaran (RENCONG), Desa Malakasari, Kec. Baleendah Kab. Bandung terebut sebagai tujuan wisata edukasi lebih memperkenalkan anak-anak sekolah mulai dari PAUD, TK, SD, SMP dan SMA untuk mengenal alam.
Dimana sajian Wisata Kampung Batu khususnya bagi para pengunjung yang datang di sajikan berbagai arena permainan serta dunia pendidikan di alam terbuka, seperti: berkebun, dimana anak tersebut belajar bercocok tanam di sebuah perkebunan, sawah, anak belajar bertanam padi dan membajak sawah dengan kerbau, Outbond dan Flaying Fox mereka diuji nyali keberanian, menangkap ikan (nga gogo), anjungan rumah adat sund dikenali dengan isi rumah tersebut, penangkaran Rusa totol, memberikan makan berbagai ternak seperti, memerah sapi, memberi makan kelinci, kambing perah dan tidak lupa mengenali sejarah Kampung Batu dan Bandung selatan serta cara membuat pupuk organik.
Demikian dikatakan, Manger Marketing Wisata Kampung Batu, Wahyu Irawan saat ditemui GNI di ruang kerjanya, senin, (18/04/2011) kemarin.
Menurutnya, wisata tersebut agar anak-anak yang datang kesini tahu bagaimana bisa dekat dengan alam terbuka supaya tidak jenuh sehari-hari belajar di dalam ruangan sekolah, juga bisa menciantai alam.
“Sebagaian kawasan tersebut telah membentuk danau yang dapat menampung puluhan ribu kubik air, dengan berbagai jenis ikan air tawar yang ada didalamnya sehingga kami lebih memberikan daya tarik yang unik dan memiliki fungsi Ekologi atau daya dukung yang tinggi bagi lingkungan hidup,” ujarnya.
Wisata Batu tersebut, mempunyai danau, kolam, sawah, dan lahan terbuka hijau seluas 70% dari kawasan ini yang merupakan sumber pengisian air bumi (akifer) yang berguna sebagai sumber air bagi lingkungan sekitar. Disisi lain, lingkungan Wisata Batu dikelilingi berbagai jenis pohon seperti, Kelap, Palm, Cengkeh, Cemar, Lengkeng, Rambutan, Mangga, Nangka, Jambu Air yang intinya juga ini sebagai kawasan Agro Wisata dan Eko Wisata bagi para pengunjung lainnya.
Pahatan Batu jadi Daya Tarik
Masih dikatakan Wahyu, pada awalnya, kawasan Wisata Batu Malkasari ini dulunya merupakan sebuah gunung yang bernama Gunung Panggung, pada 75 tahu yang lalu masyarakat memanfaatkan gunung tersebut di jadikan sebagai tambang batu oleh masyarakat. Dengan adanya seorang Geofisikawan dan sebagai master trainer, lokasi penambangan batu tersebut di Reklamasi mempunyai daya tarik tersendiri sebagai kawasan wisata alam.
Lanjut Wahyu, kawasan wisata ini di gagas oleh Bapak Ir. H. Waryo Shyahru sebagai pemilik lahan yang seorang pengusaha muda yang sukses serta lulusan Institut Pertanian Bogor, dimana beliau sangat mencintai serta peduli terhadap dunia pendidikan dan lingkungan hidup, sehingga beliau bisa mendirikan beberapa sekolah Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), dan Taman Kanak-kanak.
Dengan kekayaan alam beliau mencapai 50.000 M persegi yang berada di Kampung Bojong Cibodas, Desa Malakasari Kec. Baleendah kab. Bandung semua dijadikan sarana belajar di alam yang bernuansakan tujuan wisata, yang bertujuan menggali minat dan bakat anak khususnya dalam bidang peternakan, pertania, dan perikanan serta meningkatkan kesadaran masyarakat secara umum untuk menjaga kelestarian lingkungan hidup agar tetap bersih dan sehat. Ujarnya.
Share this : Share [refer to site map]

Comments {+}
Leave a Response