Siswa SD Terpaksa Belajar Bnagunan Nyaris Runtuh

Tasikmalaya, (GNI)- Pascagempa bumi Tasikmalaya, 9 September 2009 lalu. Sedikitnya 185 siswa Sekolah Dasar Budiwangi di Desa Cisempur, Kecamatan Cibaling, terpaksa harus belajar di bangunan nyaris runtuh,
Ruang kelas yang saat ini masih berdiri merupakan jerih payah para orang tua siswa yang membangun dengan menggunakan sisa bahan bangunan runtuh. Bangunan tidak layak itu masih diisi oleh tiga rombongan belajar siswa.Kendati bangunannya tidak layak dan membahayakan para siswa,namun para murid ini tetap terlihat semangat dalam mengikuti kegiatan belajar mengajar. Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) sempat memberikan bantuan untuk membangun dua ruang kelas.Bahkan, Bupati Tasikmalaya Uu Ruzhanul Ulum juga berjanji akan membangun tiga ruang kelas baru hingga rampung. “Kondisinya sangat memprihatinkan. Siswa mencari ilmu di ruangan yang tidak layak untuk kegiatan belajar mengajar. Saya akan membantu membangun tiga ruang kelas tersebut hingga selesai, hal itu penting demi masa depan anak didik ke depan karena jika masih belajar di ruangan gubuk khawatir konsentrasi siswa terganggu,” ungkap Uu. Uu juga berjanji akan memperhatikan kondisi bangunan sekolah lainnya yang rusak.
Adanya paradigma terhadap pemerataan pembangunan sekolah akan mulai diperketat. Artinya, jika ada anggaran pembangunan untuk ruang kelas baru akan dialokasikan kepada memperbaiki atau membangun ruang kelas baru yang kondisinya rusak,”katanya.
Share this : Share [refer to site map]
Comments {+}
Leave a Response