Pemerintah Akan Siapkan Inseftif Kilang Minyak
Jakarta (GNI),- Pemerintah RI rencananya akan mempersiapkan insentif bagi pembangunan kilang pengolahn minyak tanah mentah di Indonesia. Hal ini, diungkapkan Menteri Keuangan Agus Martowardojo, di Jakarta, Senin (23/05/2011).
Namun, Kementerian Keuangan akan membicarakan lebih lanjut dengan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral. "Kalau itu ada investasi yang kita tunggu, dari fiskal akan mempersiapkannya,'' kata Agus.
PT Pertamina (Persero) dan Kuwait Petroleum Corporation hingga kini masih menunggu insentif dalam pengembangan kilang minyak di Balongan, Indramayu, Jawa Barat. Sebab, insentif ini akan menentukan kapasitas kilang dan nilai investasi pembangunan.
Beberapa waktu lalu, pengamat perminyakan Kurtubi mengatakan, pemerintah perlu memikirkan insentif bagi pembangunan kilang. Ini karena investasi pembangunan kilang sangat besar. Pengembangan kilang berkapasitas 200 ribu barel per hari membutuhkan dana sedikitnya US$2 miliar.
Selain karena investasi yang besar, margin atau keuntungan kilang juga tidak terlalu besar.
Pembangunan kilang dibutuhkan, selain memenuhi kebutuhan bahan bakar minyak juga untuk mendukung pengembangan industri petrokimia nasional. Saat ini, Indonesia masih mengimpor bahan bakar, termasuk Premium dan Pertamax.

Comments {+}
Leave a Response