Terkait Kisruh SMAK Dago, Disdik Bandung Belum Akan Turun Tangan
Bandung (GNI),- Terkait adanya kerusahan di SMAK Dago kemarin, Kadisdik Kota Bandung Oji Mahroji belum akan mengambil sikap dalam waktu dekat ini atas insiden kerusuhan di sekolah tersebut. Namun jika siswa tak bisa belajar, Disdik baru akan turun tangan. Buntut kerusuhan, siswa SMAK Dago diliburkan dan baru masuk tanggal 25 Juli 2011."Kalau (sekolah) tidak bisa dipakai, Disdik akan ambil sikap. Tapi rumusan (sikap) itu nanti," ujar Oji kepada wartawan di Kantor Disdik Kota Bandung, Jalan Ahmad Yani, Selasa (19/o7/2011).
Dituturkan Oji, bahwa tugas Disdik adalah menyelamatkan siswa SMAK Dago agar bisa tetap belajar. "Yang penting bagaimana menyelamatkan siswa agar tetap bisa belajar. Kalau kondisinya tidak memungkinan dinas akan ambil sikap apakah siswa dipindah belajarnya atau tetap di situ," tuturnya.
Mengenai siswa yang diliburkan satu pekan, Oji tak mempermasalahkannya. "Kita izinkan untuk seminggu ini. Tapi kalau di luar itu (libur lebih dari seminggu), kita harus ambil sikap mau bagaimana siswa belajar," jelasnya.
Oji mengatakan, memang ada opsi untuk memindahkan kegiatan belajar siswa ke sekolah lain. Namun, hal itu masih menunggu perkembangan selanjutnya dari sengketa lahan SMAK Dago.
Menurut Oji, pihaknya sudah melakukan pertemuan dengan Kepala Sekolah SMAK Dago. Namun ia menegaskan itu bukan pemanggilan, melainkan hanya klarifikasi untuk mencari solusi bagaimana siswa bisa belajar ke depan.
"Kita hanya nanya bagaimana siswanya belajar supaya tidak terganggu," tandas Oji.
Share this : Share [refer to site map]
Comments {+}
Leave a Response