FPI : Koruptor Harus Dihukum Mati
Bandung, (GNI)- Ketua FPI Habib Rizieq mendukung hukuman keras bagi para koruptor. Menurutnya koruptor di Indonesia harus dihukum mati. Minimal dipotong tangan agar kapok.
"Di negeri Arab koruptor dipotong tangan, di Cina dipotong kepala, di Indonesia, koruptor dipotong masa tahanannya, nggak ngerti dah," ujar dia pada Tabliq Akbar FPI di Lapangan Gasibu, Bandung, Selasa (15/11/2011).
"Saya sangat mendukung koruptor harus dihukum mati. Sekurang-kurangnya dipotong tangan, itu minimal," ujarnya usai ceramah kepada wartawan.
Menurutnya kejahatan korupsi sungguh luar biasa. Tindak pidana korupsi telah menyengsarakan masyarakat Indonesia. "Akibat koruptor berapa banyak perusahaan gulung tikar, berapa juta warga Indonesia yang kehilangan mata pencaharian karena di-PHK. Kemudian berapa banyak yang kelaparan akibat dampak koruptor," katanya.
Ia juga menilai angka kriminalitas yang tinggi akibat dari korupsi yang menyengsarakan masyarakat. "Ssulit cari karja akhirnya banyak yang mencuri, merampok, bunuh diri, jual istri, jual anak," ujar Habib.
Karena itu, ia mengimbau kepada seluruh komponen bangsa apapun agamanya, bersama-sama ganyang habis korupsi. "Pokoknya korupsi harus kita lawan," tegasnya.
Share this : Share [refer to site map]

Comments {+}
Leave a Response