Ribuan Rumah di Baleendah Terendam Banjir Citarum
Bandung, (GNI)- Hujan melanda bandung dan sekitarnya, beberapa daerah terpaksa harus terendam banjir akibat luapan air Sungai Citarum. Kini banjir kembali melanda sejumlah kecamatan di Kabupaten Bandung letaknya di Kec. Baleendah Kab. Bandung Minggu kemarin.
Banjir tersebut menggenangi beberapa RT seperti di Kelurahan Andir dan di 5 RW di Kelurahan Baleendah dengan ketinggian genangan bervariasi antara 40 sentimeter hingga 1,5 meter di titik terdalam permukiman warga. Rumah terendam di Kelurahan Baleendah mencapai 3.038 unit yang dihuni 3.375 kepala keluarga (KK) atau 8.283 jiwa.
Warga terpaksa harus mengungsi hingga kemarin mencapai 430 jiwa. Air juga merendam Kampung Cieunteung yang sejak Minggu ketinggian air sudah mencapai 1,5 meter,menyusul kemudian di Kelurahan Andir sekitar 1 meter. Rumah terendam di Andir mencapai 2.134 unit yang ditempati 2.371 KK atau 8.503 jiwa.Namun hingga kemarin, hanya 280 jiwa yang terpaksa mengungsi ke Gedung Inkanas,GOR Kelurahan Baleendah, dan Gedung Pramuka. Hingga kemarin sore,banjir di Baleendah berangsur-angsur surut. Meski demikian, Jalan Banjaran, Dayeuhkolot, masih belum bisa dilalui kendaraan secara normal.
Namun sekitar 103 KK atau 307 jiwa warga Baleendah masih menempati pengungsian antara lain di Gedung Inkanas 32 KK, 120 jiwa; di Gedung Kwarcab Pramuka 12 KK,44 jiwa; di GOR Kelurahan Baleendah 41 KK,149 jiwa; di Aula Kelurahan Andir 7 KK, 28 jiwa; di Kantor Desa Rancamanyar 4 KK,16 jiwa; Masjid Albarokah 17 KK,50 jiwa; dan sebagian besar pengungsi memilih tinggal di rumah keluarganya. “Ketinggian air di rumah para pengungsi Baleendah masih berkisar antara 50 sentimeter sampai 1,5 meter. Kebanyakan korban memerlukan kendaraan untuk evakuasi dan pengangkutan barang mereka,” ujar Kapolres Bandung AKBP Sony Sonjaya,kemarin.
Selain Baleendah dan Dayeuhkolot, kata Sony, Desa Tegalluar, KecamatanBojongsoang pun ikut terendam yang meliputi RW 06-14.Desa yang mayoritas berupa lahan sawah tersebut mengakibatkan sedikitnya 300 hektare sawah tergenang. Banjir yang merendam rumah dan jalan di Kecamatan Dayeuhkolot dengan ketinggian hampir 60 sentimeter membuat warga bertahan di rumah. Alhasil,mereka kesulitan mendapatkan makanan dan minuman.
Share this : Share [refer to site map]

9:29 am