Bulog jabar Terus Amankan Stabilitas Beras

Bandung, (GNI)- Perum Bulog Divre Jabar merespon langkah-langkah dan kebijakan pemerintah untuk mengamankan dan stabilisasi beras. Selama ini Bulog membangun kemitraan dengan pemerintah harus terus terjalin.
Kepala Bulog Jabar Sutarto mengatakan, sebagai implementasi membangun kemitraan untuk penguatan stok beras, mulai tahun 2012, Bulog Divre Jabar melaksanakan on farm pada lahan seluas 15.000 Ha per tahun atau 7.500 Ha per musim, dengan rincian di wilayah Cirebon 3.000 Ha, Indramayu 4.000 Ha, Karawang 3.000 Ha, Subang 3.000 Ha dan Ciamis 2.000 Ha. Lahan yang dipergunakan ada yang merupakan milik petani maupun mitra kerja Bulog.“Langkah tersebut, diharapkan dapat mendukung tercapainya target produksi padi di tahun 2012 yaitu sebesar 12,5 juta ton GKG,” ungkap Sutarto dalam rakor ketahanan pangan, di Gedung Sate (16/2/2012).
Lanjut Sutarto, untuk penguatan stok beras dalam mendukung ketahanan pangan, Bulog juga mendukung percepatan penyaluran raskin pada Januari dan Februari 2012. Pengadaan beras dalam kurun waktu tersebut juga sudah disiapkan, dimana sampai posisi 15 Februari 2012 telah terserap sebanyak 747 ton atau setara 0,11% dari prognosa 650.000 ton setara beras dengan rinciannya Subdivre 447 ton, Subdivre Indramayu 90 ton dan Subdivre Subang 210 ton.
Sehubungan dengan kesiapan pengamanan beras, Bulog Jabar telah menganalisa kekuatan stok beras, yaitu penyaluran beras sudah cukup sampai April 2012. Sementara itu, ujar Sutarto dalam rangka stabilisasi harga beras, direncanakan Operasi Pasar juga akan digelar, dengan jumlah beras yang disiapkan sebanyak 4.013 ton. Ujarnya.
Share this : Share [refer to site map]

1:16 am