Investor Asal Perancis Tetarik Pembangunan Transportasi Jabar
Bandung, (GNI)– Investor asal Perancis menyatakan ketertarikannya untuk membangun moda transportasi darat di Jabar. Moda transportasi yang ingin dibangun adalah kereta rel listrik (KRL) dengan tujuan Cicalengka-Bandung-Padalarang.
Menurut Kepala Badan Promosi dan Penanaman Modal Daerah (BPPMD) Jawa Barat, Agus Gustiar Perancis telah menyiapkan dana pembangunan sekitar 175 juta dolar AS"Sebuah perusahaan Prancis sudah tertarik dan masuk untuk investasi KRL dalam proyek Bandung Metropolitan Railway," kata dia.
Menurut Gustiar, pihak investor itu sudah melakukan studi untuk proyek tersebut. Proyek KRL tersebut menurut Gustiar sebagai upaya untuk pemecahan masalah transportasi di Kota Bandung di masa depan.
"Penjajakan terus dilakukan dan akhirnya mereka tertarik untuk proyek Bandung Metropolitan Railway itu. Hal ini akan ditindak lanjuti dengan proses awal dari kerjasama itu," kata Agus Gustiar.
Jalur Cicalengka - Bandung - Padalarang selama ini dilayani oleh Kereta Rel Diesel (KRD) Bandung Raya, Patas dan Baraya Geulis yang dioperasikan oleh PTKA Daop II Bandung.
Dia menyebutkan, selama ini Perancis berinvestasi di sektor pasar swalayan, farmasi, transportasi dan asuransi. Ternyata mereka tertarik untuk masuk berinvestasi di sektor transportasi di Indonesia, dan Bandung menjadi tujuan mereka dalam proyek Bandung Metropolitan Railway.
Menurut Agus rencana Prancis masuk di proyek KRL di Bandung itu diutarakan dalam pertemuan antara Menko Perekonomian Hatta Rajasa dengan Menteri Ekonomi, Keuangan dan Industri Prancis Christine Lagarde di Jakarta, beberapa hari lalu. Share this : Share [refer to site map]

Comments {+}
Leave a Response