Carrefour Gelar Indonesia Tropical Fruit Festival 2011

Jakarta (GNI),- Sebagai peran aktif dari PT. Carrefour Indonesia untuk mempromosikan buah-buahan tropika nusantara, mengembangkan serta memberdayakan usaha mikro, kecil dan menengah di bidang pertanian. PT Carrefour Indonesia bekerja sama dengan Direktorat Jenderal Hortikultura, Kementrian Pertanian, Dinas Pertanian Propinsi, Kabupaten/Kota, Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) serta pelaku usaha buah-buahan menyelenggarakan Indonesia Tropical Fruit Festival (ITF 2) 2011. Acara ini berlangsung mulai tanggal 28 sampai 30 Oktober 2011 di Carrefour Achmad Yani - Surabaya, Jawa Timur.
Festival ini direncanakan akan dibuka oleh Menteri Pertanian, Bapak Dr. Ir. Suswono, MMA dan Gubernur Jawa Timur, Bapak Dr. H. Soekarwo pada hari Sabtu tanggal 29 Oktober 2011.
Kegiatan ini kami langsungkan di Surabaya dengan pertimbangan bahwa Surabaya merupakan Sentra Buah di Pulau Jawa dan juga merupakan pasar utama potensi buah lokal di Indonesia. "Melalui kegiatan ITF2 ini, marilah kita sama-sama mendukung peningkatan kualitas serta jaminan ketersediaan buah lokal, yang apa akhirnya akan memperkuat daya saing petani buah lokal Indonesia terhadap serbuan buah impor dan mendorong masyarakat untuk mencintai dan mengkonsumsi buah lokal”, ungkap Hendrik Adrianto, Head of External Communication and CSR PT Carrefour Indonesia.
Kegiatan tahunan ini merupakan agenda rutin tahunan yang dimulai sejak tahun 2009 yang dipertegas dengan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) antara Direktorat Jenderal Hortikultura, Kementerian Pertanian dengan PT. Carrefour Indonesia pada tanggal 15 Juli 2010 di Kota Batam mengenai kerjasama Pengembangan dan pemberdayaan usaha mikro, kecil dan menengah bidang pertanian bagi Kelompok Tani, Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan), Asosiasi Pertanian, dan Badan Usaha Milik Petani (BUMP) binaan Direktorat Jenderal Hortikultura, Kementerian Pertanian.
Peserta ITF2 tahun ini berasal dari 25 propinsi yang melibatkan 50 Gabungan Kelompok Tani/Gapoktan PUAP (Pengembangan Usaha Agribisnis Pedesaan) binaan Dinas Pertanian Kab/Kota, Dinas Pertanian Propinsi, Pelaku Usaha dan Ditjen Hortikultura.
Produk buah-buahan yang dipromosikan di pasar modern tersebut adalah hasil budidaya para petani yang telah menerapkan cara budidaya yang baik, dari kebun-kebun buah yang telah diregistrasi. Carrefour memberikan kesempatan kepada mereka yang seluas-luasnya untuk memasarkan produk-produknya ke pasar modern dengan memanfaatkan 84 jaringan gerai Carrefour yang tersebar di 28 kota/kabupaten di Indonesia.
Carrefour sebagai salah satu perusahaan retail di Indonesia, senantiasa berkomitment untuk bekerja sama dengan seluruh pemangku kepentingan pada setiap upaya pemberdayaan pelaku usaha UMKM, khususnya di bidang pertanian ini.
"Kami berharap agar kegiatan ini dapat mendukung terwujud “rasa kecintaan pada buah lokal” dan tidaklah berlebihan pada saatnya Carrefour Indonesia bisa menjadi ‘Sentra Buah Lokal Nusantara”, demikian tegas Adji Srihandoyo, Corporate Affairs Director PT Carrefour Indonesia.
Tentang Carrefour Indonesia
Carrefour memulai kegiatannya di Indonesia pada tahun 1998. Hingga saat ini sebanyak 84 yang tersebar di Indonesia berada di bawah merek Carrefour, Carrefour Express dan Carrefour Market di 28 Kabupaten/Kota di Indonesia yaitu Medan, Batam, Palembang, Jakarta, Serang, Depok, Bekasi, Tanggerang, Cikarang, Karawang, Cibinong, Bandung, Cirebon, Yogyakarta, Solo, Pekalongan, Semarang, Madiun, Surabaya, Jember, Malang, Makassar, Denpasar, Singaraja, Pontianak, Mojokerto, Pasuruan dan Magelang.
Saat ini, Carrefour bermitra dengan lebih dari 4.000 pemasok dari seluruh Indonesia yang 70% dari jumlah tersebut termasuk dalam kategori usaha kecil dan menengah. Melalui Carrefour, para pemasok ini dapat memberikan akses kepada pelanggan ke puluhan ribu jenis produk yang 90% nya merupakan produk lokal.
Share this : Share [refer to site map]

Comments {+}
Leave a Response