Konsep Terbaru Palem Cafe

Jakarta, (GNI)- Pengumuman Yang sudahlama ditunggu pembukaan outlet dengan steak dan pasta.Palem Cafe akhirnya dibuka kembali.Palem Cafe dibawah payung bendera PT Sari Boga Lestari yang merupakan salah satu anak perusahaan PT Mitra Adiperkasa Tbk,hingga akhir September 2011 ini,MAP mengelola 980 gerai di 37 Kota di Indonesia,Termasuk Juga Food&Beveragenya.
Palem Cafe kembali hadir dengan konsep dan menu berbeda, kali ini di Central Park Jakarta. Di pembukaan gerai barunya di area department store Sogo, Mal Central Park, Palem Cafe memperkenalkan diri sebagai destinasi kuliner dengan steak dan pasta sebagai menu utama. Serta menu lokal dengan sentuhan modern.Sebelumnya, pada 1 April 2000 silam, Palem Cafe hadir memberikan pilihan kuliner di Jakarta, tepatnya di Plaza Senayan, dengan ragam menu ala Singapura. Mushroom Soup menjadi pilihan favorit pelanggannya. Sayang, restoran ini tutup pada 2 September 2004.
Kini, hidangan western dengan sentuhan Indonesia dihadirkan Palem Cafe untuk memanjakan lidah pecinta kuliner di Jakarta. Steak dan Pasta memang bukan makanan asli Indonesia. Namun di tangan Executive Chef Palem Cafe, George Lee asal Singapura, menu western ini diracik untuk memenuhi selera orang Indonesia.
Ragam menu disajikan, seperti Beef Tenderloin, Chicken Chop Steak, Slamon Steak, Spaghetti Volgole, Katsu Chicken Pasta, Chunky Mushroom Pasta. Pilihan hidangan segar seperti salad dan soup juga tersedia. Untuk memenuhi citarasa lokal, menu oriental menyajikan hidangan seperti nasi goreng, mie goreng, masuk dalam daftar menu. Hidangan pembuka yang ringan hingga makanan penutup seperti Rainbow Cendol memancing selera.
Berbagai hidangan perpaduan timur dan barat ini ditawarkan mulai harga Rp 28.000 untuk hidangan oriental hingga Rp 125.000 untuk Steak NY Cut 320 gram. Pasta Alfredo menjadi menu istimewa dengan harga Rp 49.000 per porsi. Sementara untuk hidangan penutup, tersedia mulai Rp 12.000 untuk satu scoop es krim hingga Rp 30.000.
Restoran berkapasitas 60 kursi ini menyasar kalangan keluarga, juga pecinta kuliner yang seringkali menggelar acara makan bersama. Kegiatan makan bersama menjadi budaya yang ingin ditonjolkan Palem Cafe melalui rancangan interior dan tata ruang yang berkesan luas, fleksibel, dan simpel. Interior unik didapati pada pemilihan lampu dengan desain interior bergaya industrial. Kesan simpel dan cenderung maskulin menonjol di Palem Cafe.
"Kami ingin fokus pada makanan, dan memberikan desain ruang yang simpel dan membuat nyaman setiap pengunjung. Sasarannya keluarga dan berbagai kalangan, termasuk yang membutuhkan ruang makan untuk orang banyak. Karenanya, kursi dan tata ruang dirancang fleksibel dengan meja panjang," jelas Eric Leong, General Manager Palem Cafe, kepada rekan-rekan media di sela pembukaan restoran, Rabu (23/11/2011) lalu.
Selain fleksibilitas, bahan makanan yang segar dan berkualitas juga menjadi pilihan Palem Cafe dalam mengolah menu andalannya. Seperti Mushroom Soup, yang menjadi favorit dan diolah menggunakan kombinasi tiga jenis jamur segar lokal. Bahan makanan lokal juga menjadi pilihan, termasuk untuk mengolah steak.
"Daging untuk olahan steak menggunakan 60 persen daging lokal, dan 40 persen impor dari Australia," ungkap Eric.
Jelang 2012, Palem Cafe akan memberikan lebih banyak varian menu dari yang tersedia di tahap perkenalan awal ini. Saat ini memang tersedia lima pilihan steak, ke depan akan lebih banyak menu steak termasuk untuk potongan 500 gram.
"Akan ada penambahan dan pengembangan menu selepas Natal nanti," Ujarnya.
Eric menambahkan,untuk menikmati sajian menu di Palem Cafe, pemegang kartu kredit Danamon mendapatkan nilai tambah berupa diskon 30 persen.
Share this : Share [refer to site map]
Comments {+}
Leave a Response