Malam Kilas Balik 2011, 20 Insan seni Budaya Mendapat Penghargaan dan Uang Kadeudeuh
Bandung, (GNI) Salah kegiatan tutup tahun Provinsi Jawa Barat yang melalui Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Jabar yakni “ Malam Kilas Balik”. Kegiatan ini sekaligus menyambut peragntian pergantian tahun 2011 dan menyambut tahun 2012. Dimana dalam acara Mlam Kilas Balik tersebut, kini Pemprov Jabar memberikan penghargaan dan uang kadeudeuh kepada 20 para seni budaya dan pariwisata.
Kepala Disparbud Jabar, Herdiwan mengatakan, bahwa pemberian penghargaan dan uang kadeudeuh kepada 20 insan seni budaya di jabar ini mereka yang telah memajukan Jawa Barat dan mempunyai kemampuan yang handal. “Berdasarkan penilaian Tim Penyeleksi, dedikasi mereka terhadap bidangnya yang sudah digeluti selama ini menjadi bagian kemajuan pembangunan Jawa Barat. Karena kiprah mereka, nama Jawa Barat tidak hanya dikenal dalam skala nasional, tetapi juga internasional,” ujar Herdiwan saat ditemui seusai acara Malam Kilas Balik, di Gedung Meredeka Jln. Asia Afrika Bandung, Sabtu malam (31/12/2011).
Menurutnya, Pemrov Jabar selama ini telah memberikan 129 penghargaan kepada pelaku seni budaya dan pariwisata. Pertamakali diselenggarakan Pemrov Jabar melalui Disparbud Jabar memberikan penghargaan kepada 12 orang seniman, budayawan dan insan pariwisata serta 12 penghargaan bagi anak-anak, remaja dan pemuda berprestasi. Pada tahun 2006 penghargaan diberikan kepada delapan pakar pariwisata, delapan budayawan dan 20 seniman. Sedangkan tahun 2007, diberikan kepada 16 seniman budayawan dan insan pariwisata. Tahun 2008 penghargaan diberikan kepada 14 seniman, budayawan dan pakar pariwisata.
”Untuk tahun sekarang ini Pemprov Jabar hanya bisa memberikan uang kadeudeuh bagi para penerima penghargaan sebesar lima belas juta rupiah sebetulnya kalau melihat jasa-jasa mereka masih kurang,” kata Herdiwan.
Selain itu, acara Malam Kilas Balik menampilakan beberapa kreasi seni yakni, Wayang Kapsul, (Sekar Beluk), Arumba dan Gamelan Orchestra, Gigz (BSV Choir), Tarian Kedempling Majalengka (tarian penyambut Gubernur) serta penampilan paduan suara Harmoni Pakuan.
Berikut beberapa nama penerima penghargaan dari Pemrov Jabar kepada Etty RS (Sastrawan) asal Kota Bandung, Eka Gandara WK (Aktor) asal Kota Bandung, Lingkung Seni “Ketuk Tilu” (Pelestari Ketuk Tilu) asal Kota Bandung, A. Syubhanudin Alwy (Budayawan) asal Kota Cirebon, Abdullah Mustappa (Sastrawan) asal Kota Bandung, Seni Sintren “Dewi Supraba” (Sanggar Seni) asal Kab. Kuningan, Uko Hendarto (Pencipta Lagu) asal Kab. Bandung, Ki Anong Naeni (Pengrajin Gitar 17 Nada) asal Kab. Bandung Barat, H. Herman Muchtar (Pengurus PHRI Jabar) asal Kota Bandung, Ir. Suwarno (Pengurus PUTRI) asal Kota Bandung, Komunitas Under Ground (Komunitas Seni Musik) asal Kota Bandung, Sanggar Waditra Abah Omo (Pengrajin Gamelan) asal Kota Cimahi, Ki Dede Amung Sutarya (Dalang) asal Kota Bandung, Hotel Salak (Badan Usaha) di Kota Bogor, Sabda Alam Hotel Cipanas (Badan Usaha) di Kab. Garut, dan Cipaganti Travel (Badan Usaha) Kota Bandung.
Tahun 2009, penghargaan diberikan kepada 16 pelaku seni, budaya dan pariwisata. Tiga orang diantaranya mendapatkan penghargaan khusus sebagai warga Jawa Barat berdasarkan prestasi tertentu di bidang entertainment seni dan budaya, yaitu, Armad Maulana (Vokalis GIGI), Sule Sutisna (Grup SOS) dan Dr. Agus Pakpahan (Deputi Meneg BUMN).

Comments {+}
Leave a Response