Hari Gini ada Kepsek Masih Suka Marah-marah sama Tamu
Bandung, (GNI)- Seorang Kepala Sekolah (Kepsek) SDN Panyairan, Desa Cigugurgirang, Kec.Parongpong, Kab.Bandung Barat (KBB), berinitial Ibu DS, berperilaku “aneh” dan tidak mencerminkan seorang pendidik, manakala Media “GNI” datang ke sekolah tersebut, Rabu (16/2), hendak konfirmasi masalah pembangunan perpustakaan sekolah tersebut yang sudah selesai dikerjakan.
“Ya ada apa, mau mengekspose masalah pembangunan perpustakaan, silakan saja tanyakan ke pemborongnya, Bapak Asep, atas nama CV Gumas Jaya, karena pihak sekolah tidak punya kepentingan apa-apa, hanya menerima bangunannya saja, jangankan untuk membayar biaya ekspose, untuk biaya operasional sekolah juga pusing” Ujarnya sembari memperlihatkan mimik muka masam, ketus, marah-marah, dan tidak bersahabat.
“Ya kalau dimuat kan yang punya nama CV Gumas Jaya, karena sudah berhasil menyelesaikan pembangunan dengan baik, sementara banyak pembangunan perpustakaan di tempat lain yang terbengkalai, pihak sekolah tidak tahu apa-apa,” Ujarnya bersungut-sungut tanpa memberi kesempatan kepada Media “GNI” untuk menjelaskan maksud dan tujuan kedatangan ke sekolah tersebut.
Sementara itu pada saat dikonfirmasi “GNI” via phone sellulernya, Asep, selaku Direktur CV Gumas Jaya, mengakui kalau pembangunan gedung Perpustakaan yang dikerjakannya di SDN Panyairan sudah selesai 100% dan siap digunakan, sementara yang 2 lagi di SDN Pasir Muncang dan SDN Munggang Saluyu, sedang dalam proses penyelesaian, malah sisa pembayarannya yang 70 % lagi belum tahu kapan akan dibayarkannya.
Asep dalam hal ini, meminta kepada pihak Pemkab Bandung Barat untuk segera membayarkan sisa yang 70 % untuk segera dibayarkan, karena masih ada sisa pekerjaan yang belum beres, menyangkut masalah perilaku Kepsek DS yang berperilaku “aneh” tersebut, Asep tidak banyak berkomentar, hanya setahu Asep DS di situ menjabat sebagai Pjs atau Pejabat Sementara.
Komentar “GNI” : Sebaiknya Ibu DS ini ga usah jadi pejabat publik kalau mental dan perilakunya tidak siap, seperti anak kecil saja yang bisanya marah-marah dan emosional jika tidak bias mengatasi suatu permasalahan.
Share this : Share [refer to site map]
Comments {+}
Leave a Response