Warga Tionghoa Bantu Pembangunan Sekolah Korban Gempa
Kab. Bandung, (GNI)-Bantuan pembangunan gedung SD yang rusak akibat gempa bumi 2 September 2009 lalu, kali ini datang dari Masyarakat Indonesia Tionghoa Sumatera Utara (MITSU). Bantuan dalam bentuk Peduli Sosial Pendidikan (PSP) tersebut, digunakan untuk pembangunan SD Negeri IV dan VIII Pangalengan senilai Rp. 1,3 milyar.
"Bupati Bandung, Dadang Nasser, mengatakan bahwa, dirinya sebagai masyarakat dan Pemerintah Kabupaten Bandung, mengucapkan terima kasih atas bantuan yang telah diberikan oleh masyarakat Tionghoa Sumatera Utara dan masyarakat Tionghoa Jawa Barat dalam pembangunan sarana pendidikan khususnya di Kabupaten Bandung” ucap Dadang seusai peletakan batu pertama pembangunan SD Negeri IV dan VIII Pangalengan, Kamis kemarin.
Acara tersebut, turut hadir Wakil Bupati Bandung H. Deden Rukman Rumaji, S.Sos, Camat Pangalengan Drs. Taufik Haris, Wakil Ketua MITSU Tansri Chandra serta sejumlah tokoh masyarakat Kecamatan Pangalengan.
Dadang mengakui, akibat bencana gempa bumi di Kabupaten Bandung tahun 2009 lalu telah menyebabkan ribuan rumah penduduk termasuk didalamnya gedung sekolah dan fasilitas kantor pemerintah mengalami rusak berat dan ringan. “Untuk memperbaiki kembali bangunan sekolah dan fasilitas gedung perkantoran, membutuhkan biaya yang tidak sedikit, sementara anggaran yang tersedia cukup terbatas...” tandasnya. Seraya menyebutkan, untuk memperbaiki atau membangun kembali sekolah yang rusak, Pemkab Bandung masih butuh bantuan dari pihak lain.
Diperoleh catatan, jumlah gedung SD Negeri yang mengalami kerusakan akibat gempa bumi khususnya di Kecamatan Pangalengan sebanyak 67 buah. Masing-masing 43 buah rusak berat, 19 buah rusak sedang dan 5 buah rusak ringan. Sementara jumlah bangunan SD yang telah memperoleh bantuan pembangunannya sebanyak 52 buah. Masing-masing bantuan dari pihak swasta sebanyak 22 buah, APBN 9 buah, provinsi 1 buah dan bantuan APBD Kabupaten Bandung 20 buah. Sedangkan sisanya sebanyak 22 SD akan dibangun pada tahap selanjutnya.

Comments {+}
Leave a Response