PB PGRI Desak Agar Percepat Pencairan Dana BOS
Bandung (GNI),- Terkait adanya keterlamabatan pencairan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) Ketua Umum PB PGRI Sulistiyo mengungkapkan, bahwa PGRI telah mendesak ke pemerintah pusat, dewan, dan pemerintah daerah, bahkan ke media massa untuk segera mencairkan dana BOS tersebut.
"Tapi sayangnya, dengan sistem pencairan yang baru ini pemerintah pusat seperti tidak berdaya untuk mengintervensi pemerintah daerah, sehingga sampai saat ini masih ada sekitar 200 kabupaten/kota se-Indonesia yang belum mencairkan BOS. Oleh karena itu, ketika Kementerian Pendidikan Nasional memutuskan ada sanksi untuk daerah yang terlambat mencairkan BOS, PGRI menyetujuinya."Katanya dalam siaran persnya di Bandung, Rabu (30/03/2011).Kalau memang keterlambatan BOS ini, menurut Sulistiyo, sangat mengganggu operasional sekolah, kenapa tidak dikembalikan ke sistem yang dulu, yaitu dikelola pusat. "Namun, kami juga berharap ada sistem yang lebih baik, karena dulu saat diatur oleh pusat sering terlambat juga."Ujarnya.
Sulistiyo menyarankan agar BOS tidak terlambat lagi, misalnya untuk dana BOS triwulan pertama Januari-Maret, dananya dikeluarkan sejak Januari. Sementara itu, untuk triwulan kedua April-Juni, dananya diturunkan April, bukan saat Juni. Menurut Sulistiyo perlu ada kepastian kebijakan seperti apa dalam pengaturan BOS, supaya tidak menghambat operasional sekolah.
Share this : Share [refer to site map]
12:36 am