PPPDB di SMKN 11 Kota Bandung Berjalan Sesuai Aturan
Bandung (GNI),- Dalam rangka memasuki tahun akademik 2011/2012 Sekolah Menengah Kejuruan Negeri (SMKN) 11 Kota Bandung yang beralamat di Jalan Bilangan Budi Bandung, saat ini telah melakukan persiapan dengan matang. Hal tersebut, terbukti bahwa SMKN 11 telah melakukan penjaringan seleksi calon didik baru yang dilakukan pada tanggal 08 Mei hingga 16 Mei 2011.
Menurut Panitia Penerimaan Peserta Didik Baru (PPPDB) SMKN 11 Bandung, Yudi Subekti, bahwa pihaknya jelang tahun ajaran baru ini telah melaksanakan penjaringan seleksi yang dimulai pada tanggal 08 Mei, yakni psikotes sementara dari tanggal 11 hingga 16 Mei Test Potensi Akademik (TPA).
“Alhamdulilah peserta pada gelombang pertama ini mencapai jumlah yang sangat pantastik, yakni 951 orang. Sementara jumlah kuota untuk gelombang pertama ini, sekitar 250 orang. Untuk gelombang kedua, kami belum bisa memastikan berapa jumlah kuota yang akan ditentukan.”Katanya ketika ditemui “GNI”, baru-baru ini.
Calon siswa yang mengikuti penjaringan seleksi tersebut, dikatakan Yudi, pihaknya memberikan tata cara dengan sistem online. Untuk berkas, seperti; STTB dan NEM hasil UN menyusul tidak disamakan dengan sistem online. Dan apabila ada calon siswa yang tidak masuk pada penjaringan tahap gelombang pertama bisa mengikuti kembali pada penjaringan seleksi gelombang kedua.
Hasil dari seleksi penjaringan calon siswa pada gelombang pertama itu, lanjut Yudi, akan diumumkan pada tanggal 08 Juni mendatang. Sedangkan seleksi penjaringan calon siswa pada tahap gelombang kedua akan dilaksanakan pada akhir Juni. “Untuk hari dan tanggalanya, kami belum mendapatkan informasi yang pasti.”Ujarnya.
PPPDB ikuti sesuai aturan
Sementara itu, menurut Wakil Kepala Sekolah (Wakasek) SMKN 11 Kota Bandung, Asep Eka, mengatakan bahwa PPPDB yang dilakukan disini sesuai dengan mengikuti aturan pemerintah pusat. Dan untuk penjaringan siswa jalur non regular pihaknya menunggu keputusan surat peraturan walikota (Perwal). “Mudah-mudahan secepatnya surat edaran Perwal segera turun, dan kami pun siap melaksanakan kembali seleksi penjaringan tahap kedua.”Katanya kepada “GNI” ketika ditemui, diruang kerjanya, baru-baru ini.
Tata cara pelaksanaan seleksi penjaringan calon didik baru ini, kata Asep, pihaknya dengan melakukan sistem online. Sementara untuk persyaratan lainnya bisa menyusul nanti, ketika saat mengambil kartu peserta seleksi.
“Kami dalam penerimaan siswa kali ini, memberikan toleransi banyak kepada calon siswa yang tidak terjaring pada tahap pertama. Mereka kami arahkan untuk mengikuti seleksi penjaringan pada tahap gelombang kedua. Mudah-mudahan pada penjaringan seleksi gelombang tahap kedua dapat masuk dan keterima sesuai kouta yang diperlukan.”Tukasnya.
Jumlah penjaringan seleksi pada tahap gelombang pertama itu, lanjut Asep, merupakan akibat efek adanya good will sekolah kepada masyarakat dan juga adanya good will dari para Alumni disini. “Makanya tak heran jika SMKN 11 menjadi sekolah favorite bagi siswa maupun masyarakat pada umumnya. Tapi tak cukup puas disini saja, kami akan terus berupaya meningkatkan dedikasi dan profesionalismenya dalam mengembangkan dunia pendidikan saat ini.” Katanya.
Mungkin hanya pada good wil saja, masih dikatakan Asep, bahwa SMKN 11 juga memiliki tempat yang ramah akan lingkungan serta jauh dari bisingan suara kendaraan. Makanya siswa banyak ingin mengikuti belajar disini. “Walaupun bentuk bangunan kurang bagus, tetapi tidak mengecilkan kami untuk mengembangkan terus prestasi dan dedikasi siswa-siswi disini agar berguna bagi bangsa, negara, agama dan kedua orangtuanya dikemudian hari nanti.”Tandasnya.
Untuk itu, dengan diselenggarakan PPPDB ini, Asep berharap, mudah-mudahan berjalan sesuai aturan dan juga sukses tanpa ada halangan apapun. Dan jika ini, berjalan dengan lancar, niscaya kegiatan belajar mengajar pub akan sukses pula.

Comments {+}
Leave a Response