Ditahun ini Bulog Divre Jabar Targetkan 600 Ribu Ton

Bandung (GNI),- Upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat Jawa Barat (Jabar) khususnya dalam memenuhi kebutuhan bahan pangan. (beras) Badan Usaha Logistik (Bulog) Divisi Regional (Divre) Jabar menargetkan stok beras miskin (Raskin) pada tahun ini, berkisar diangka 600 ribu ton. Target tersebut, merupakan angka yang diajukan pemerintah yang secara statistik sesuai kebutuhan masyarakat Jabar. Demikian dikatakan Humas Bulog Divre Jabar, Sobar Husein, kepada GNI ketika ditemui diruang kerjanya, Jumat (18/02/2011).
Target yang dibutuhkan tersebut, menurut Sobar, merupakan beras yang dihasilkan dari para petani. "Kami hanya menampung dan membeli beras dari para petani." Untuk harga beli dari para petani, lanjut Sobar, pihaknya mengeluarkan Rp. 5060,00. Harga ini, merupakan harga pasar yang telah ditentukan oleh pemerintah.
Apabila ada kendala dari para petani gagal panen, dijelaskan Sobar, Bulog telah mengantisipansinya dengan cara sentralisasi. "Cara ini merupakan solusi terbaik dalam mengantisipasi tersebut." Tandasnya. Maksud dari sentralisasi ini, ditambahkan Sobar, upaya Bulog dalam membantu Divre-Divre lain. Seperti contoh; Divre Jabar kekurangan stok Raskin sedangkan Divre Jatim masih banyak dan akhirnya Divre Jatim membantu kekurangannya itu.
Sementara itu, masih dikatakan Sobar, disinggung tentang harga pangan tiap hari makin naik. Bagi Bulog biasa-biasanya. Karena tanpa itu pun, Bulog tetap jalan. Hanya yang jadi kena imbas bukan Bulog tetapi para petani. "Yah mudah-mudahan kami berharap untuk turun kembali, biar para petani kita tidak kelimpangan dan nantinya pun, kami tidak melakukan inport."Ujarnya.
Sedangkan rencana Bulog Divre Jabar untuk pendistribusian Raskin, kata Sobar, akan mengeluarkan 511 ribu ton beras ke berbagai titik di Jabar. Dan harga raskin yang dikeluarkan oleh pemerintah kepada masyarakat, sebesar Rp. 1600,00 per kilo dari 15 kilogram jatah buat masyarakat secara nasional.
Untuk itu, Sobar berharap, dengan adanya Raskin ini, kebutuhan masyarakat akan pangan dapat terpenuhi. Dan juga, menginginkan cuaca supaya bagus agar para petani dalam bercocok tidak gagal panen.
Share this : Share [refer to site map]
Comments {+}
Leave a Response