Gubernur Jabar: Pengaturan Kouta Calha Sekarang Masih Bagus

Bandung (GNI),- Terkait adanya kisruh kouta haji yang kembali menghangat. Gubernur Jawa Barat, Ahmad Heryawan, tidak akan mengambil keputusan sepihak terkait masalah tersebut. Heryawan akan mengambil keputusan sesuai yang diinginkan tiap daerah serta KBIH (Kelompok Bimbingan Ibadah Haji) agar tidak menimbulkan kericuhan.
Menurut Heryawan, bahwa pengaturan kuota haji yang tengah berjalan saat ini, sudah aman dan relatif bagus. Jika ada ada pengajuan baru soal pengaturan kuota haji, Heryawan akan menyetujui jika itu kemauan semua pihak.
"Nanti semua KBIH yang mewakili, harus dikumpulkan. Kalau mereka menyetujui, ya oke pakai sistem baru. Namun kalau malah berpotensi ricuh, saya memilih kembali ke aturan yang lama," katanya kepada wartawan, Rabu (30/03/2011) siang, di Gedung Sate, Jln. Diponegoro Kota Bandung.
Usulan yang masuk dari Departemen Agama dan diterima Pemprov. Jabar ialah perhitungan kuota calon haji dengan cara 1/mil atau 1 orang tiap 1.000 warga muslim di tiap kab./kota. Sementara aturan yang berjalan saat ini ialah jumlah pendaftar ditambah jumlah warga muslim di kab./kota, lalu dibagi dua. "Ajuan terakhir ada yang perubahan tambah kurang dan lainnya. Yang kuotanya kurang diseimbangkan dan lainnya," katanya
Namun, Heryawan menegaskan kembali, jika cara-cara penyeimbangan itu malah memunculkan protes dari calhaj, merugikan calhaj atau ricuh, dia tidak mau mengambil resiko itu. Intinya, Heryawan ingin, cara-cara yang diambil dalam penetapan kuota calhaj, tidak merugikan calhaj.
"Kuota itu harus diseimbangkan dengan animo yang ada. Disesuaikan juga dengan jumlah daftar tunggu serta kemampuan ekonomi. Jangan sampai ada daftar tunggu yang berbeda seperti di sebuah daerah daftar tunggunya sampai lima tahun sementara di daerah lain hanya dua tahun," ujarnya.
Heryawan pun tidak menyebutkan waktu yang tepat tentang penetapan kuota calhaj yang ada di bawah wewenangnya. Dia hanya mengatakan, pemerintah punya waktu yang cukup lama untuk penetapan itu. "Harus koordinasi dulu serta melakukan pertemuan-pertemuan sebelum memutuskannya. Masih ada waktu. Masih lama," ujarnya. Share this : Share [refer to site map]
4:03 am