Pencemaran di Sungai Cikapundung Berkurang
bandung, (GNI)- Pencemaran di Sungai Cikapundung relatif berkurang, terutama volume sampah rumah tangga yang biasa dibuang ke sungai. Hal ini terlihat di sepanjang aliran Cikapundung mulai dari Dago Bengkok hingga ruas PLN Asia Afrika.
“Kami sangat apresiatif dengan warga Kota Bandung yang turut mendukung revitalisasi Sungai Cikapundung bersih ini,”ujar Ayi,kemarin. Menurut Ayi, berkurangnya volume sampah ini merupakan kerja keras pemkot yang tak henti-hentinya mengajak warga di sekitar bantaran sungai dan umumnya seluruh masyarakat untuk tidak membuang sampah ke sungai. ”Kini, kami tinggal mendorong Pemkab Bandung dan Pemkab Bandung Barat untuk satu visi membersihkan hulu dan hilir sungai dari pencemaran,”katanya.
Soal pemanfaatan lain dari debit air Cikapundung yakni pengolahan untuk dijadikan air minum. Menurut Ayi, hal tersebut perlu kerja sama dengan pemerintah daerah dan warga Kabupaten Bandung dan Bandung Barat untuk tidak membuang kotoran sapi ke Cikapundung. Hal ini karena bakteri E-Coli berpengaruh pada kadar BOD dan COD air sungai. ”Harapannya dua tahun ke depan sudah terjadi perubahan perilaku masyarakat di hulu dengan memanfaatkan kotoran sapi sebagai bahan biogas dan pupuk organik,jadi selain ada pemanfaatan lain, air Sungai Cikapundung akan bersih total dari pencemaran,”papar Ayi.
Share this : Share [refer to site map]
Comments {+}
Leave a Response