BPK Sampaikan Laporan LHP Pemprov Jabar
Bandung, (GNI)- Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI, secara resmi telah menyampaikan Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) Pemprov Jabar tahun anggaran 2010. Laporan tersebut disampaikan dalam sidang paripurna istimewa DPRD Jabar, Rabu siang (20/7) kemarin.
Kepala Perwakilan Provinsi Jabar BPK RI, Slamet Kurniawan dalam pertemuan dengan Gubernur Jabar, Ahmad Heryawan, menegaskan sehubungan dengan LHP BPK RI tahun anggaran 2010, Pemprov. Jabar meraih Wajar Dengan Pengecualian (WDP), maka BPK RI mengharapkan agar LHP Pemprov. Jabar di tahun-tahun mendatang dapat meraih WTP.
Slamet mengungkapkan, bahwa LHP yang disampaikan BPK RI kepada Gubernur Jabar, untuk hal-hal yang berkaitan dengan rekomendasi diharapkan dapat segera ditindaklanjuti. Hal tersebut, dimaksudkan untuk memperbaiki kualitas penyusunan dan pelaporan Laporan Keuangan Pemprov. Jabar tahun 2011.
“Laporan Keuangan yang diberikan opini WDP, adalah laporan yang telah dilakukan beberapa koreksi dan atau penyesuaian oleh Pemda setelah BPK mengajukan beberapa usulan koreksi atas dasar pemeriksaannya.,” ujarnya.
Usulan koreksi, lanjut Slamet, ini dilakukan atas dasar sampling, bukan populasi. Oleh karenanya Pemprov. Jabar harus melakukan verifikasi atas semua populasi dan melakukan koreksi/penyesuaian sesuai dengan sistem yang diterapkan Pemda.
Sehubungan dengan hal tersebut, pemeriksaan hanya dapat menyimpulkan kewajaran atas laporan keuangan, bukan kebenaran atas laporan keuangan.
Slamet berharap, BPK RI mengharapkan laporan keuangan Pemprov. Jabar mendapat opini terbaik yaitu WTP. BPK RI, yakin bahwa Pemprov Jabar telah menindaklanjuti seluruh rekomendasi BPK RI secara tuntas dan menyeluruh, maka dengan sendirinya opini WTP akan diperoleh Provinsi Jabar. Harapnya.
Share this : Share [refer to site map]

Comments {+}
Leave a Response