Museum Sri Baduga Akan Pamerkan Koleksi Bambu di BIP
Sebagaimana yang diungkapkan Kepala Seksi Perlindungan Museum Negeri Jawa Barat Sri Baduga, Dra. Nita Julianita, kepada "GNI" bahwa kegiatan yang akan digelar selama satu pekan (11-16/10) mendatang merupakan bagian dari program kegiatan pameran keliling yang diselenggarakan Museum Negeri Jawa Barat Sri Baduga.
“Kita sengaja memilih pusat perbelanjaan sebagai tempat pameran dengan berbagai pertimbangan, selain pusat perbelanjaan banyak dikunjungi masyarakat diharapkan mampu menjaring minat masyarakat akan koleksi museum, juga untuk mendekatkan keberadaan museum pada masyarakat,” ujar Nita Julianita.
Dikatakan Nita, sesuai dengan tema pameran, “Awi Goes To Mall”, maka koleksi museum yang ditampilkan adalah koleksi-koleksi barang yang terbuat dari bambu. Semisal, token alat pembayaran (uang) dari bambu. Alat musik dari bambu, celempung, suling, toleat dan lainnya. Alat perdagangan sundung, sumbul, cireng, dan naya buleng.
Juga ditampilkan mainan dari bambu, alat pertanian, perikanan, pengobatan (tolak bala), penanggalan dan lainnya.
“Meski tempat yang disediakan pihak mall (BIP) sangat terbatas, dari ratusan koleksi yang dimiliki museum, koleksi yang ditampilkan akan mewakili semua koleksi.Ini akan sangat menarik untuk diapresiasi karena selain benda-benda yang ditampilkan sangat langka juga sangat menarik dari segi bentuk maupun fungsinya,” tandasnya.
Share this : Share [refer to site map]

Comments {+}
Leave a Response