Tingkatkan Kualitas Air Bersih, PDAM Lakukan Pengurasan Kolam Kompartemen

Bandung, (GNI)- Dalam rangka meningkatkan kualitas air bersih bagi para pelanggan di Kota Bandung, kini Kantor Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirtawening Kota Bandung melakukan pengurasan kolam reserpoir (kolam penampungan air bersih). PDAM Tirtawening memiliki dua kolam kompartemen yakni, sebelah barat dan timur . Kolam yang sedang di kuras adalam kompartemen bagian barat.
Wali Kota Bandung, Dada Rosada mengatakan, bahwa pengurasan tersebut dilakukan sebagai salah satu upaya pelayanan agar air yang mengalir kepada masyarakat tetap terjaga kebersihannya. "Penampungan air ini cukup besar, kalau tidak kita pelihara secara rutin takutnya terkontaminasi," ungkap Dada saat kepada wartawan saat melakukan peninjauan di Jln. Badak Singa, Kamis, (02/02/2012) kemarin.
Menurutnya, pengurasan itu juga untuk mengecek apakah ada kerusakan atau kebocoran, karena ditakutkan pada saat gempa ada goyangan, yang menimbulkan hal-hal yang tidak diinginkan dan tidak diketahui. "kolam ini kan ada dua kompartemen, kalau pas dua-duanya rusak, tentu nantinya akan merugikan masyarakat, makanya kolam tersebut di cek secara rutin seperti hari ini," kata Dada.
Sementara itu di tempat yang sama, Direktur Utama PDAM Tirtawening Kota Bandung Pian Sopian mengatakan, bahwa pengurasan tersebut dilakukan untuk mengecek kondisi kolam penampungan air bersih di PDAM.
Menurutnya sudah hampir 20 tahun kolam tersebut belum dikuras, meskipun air yang ada di kolam itu merupakan air bersih yang siap dialirkan kepada pelanggan, tetapi hasilnya setelah dikuras, di dalam kolam tersebut terdapat sekitar 20 cm sedimentasi lumpur. "Setelah kita kuras, maka kolam tersebut akan dicek apakah ada kebocoran atau kerusakan," ujar Pian.
Hasil sementara menunjukkan ada retakan namun hal tersebut tidak sampai menimbulkan kebocoran. Selain itu juga sambungan antara beton juga perlu untuk diganti karena sudah tidak sempurna lagi, meskipun hal tersebut tidak sampai menyebabkan kebocoran juga. Ujarnya.
"Disadari bahwa beton itu ada umur teknisnya, memang ada retakan tetapi tidak langsung menembus dinding, sehingga untuk tahap pertama kita melakukan penambalan dan sambungan antar beton yang tidak sempurna kita ganti," pungkasnya.
Lanjut Pian, pengurasan yang dilakukan oleh PDAM saat ini, hanya kompartemen bagian barat, dan bisa dilakukan selama satu hari saja. Namun untuk perbaikan dan evaluasinya memerlukan waktu setidaknya satu minggu. Pian, Juga menjamin pasokan air kepada pelanggan tidak akan terganggu, karena debit air yang biasa dialirkan tetap sama, meskipun hanya menggunakan satu kompartemen dari dua kompartemen yang biasa di gunakan.
"Pasokan air kepada pelanggan, tidak akan terganggu, karena air yang tadinya di bagi kedalam dua kompartemen sekarang dijadikan satu di kompartemen timur, dan debit airnya tetap saja seperti biasanya," ungkap Pian.
Share this : Share [refer to site map]

Comments {+}
Leave a Response