Peringati Raya Nyepi, Umat Hindu Tanam 2000 Pohon

Jakarta (GNI),- Dalam rangka memperingati perayaan hari Raya Nyepi Tahun Baru Saka 1933 dan juga setelah pawai ogoh-ogoh pekan kemarin, di kawasan Monas Jakarta-Pusat. Kini ribuan umat Hindu se-Jabodetabek menggelar aksi penanaman pohon di kawasan Taman Wisata Alam Gunung Pancar, Minggu (13/3) kemarin. Ketua Panitia perayaan Hari Raya Nyepi Jabotabek, Erlangga Mantik mengatakan ada 2.000 pohon yang akan ditanam diantaranya terdiri dari Salam, Cempaka, Tanjung, Nyamplung dan Agatis.
“Aksi tanam pohon ini merupakan kegiatan tahunan perayaan Nyepi umat Hindu se-Jabodetabek. Ini sebagai bentuk dukungan masyarakat Hindu terhadap program pemerintah yakni penanaman satu miliar pohon,” ujarnya.
Dia menjelaskan, selain turut mensukseskan program pemerintah, aksi penanaman pohon tersebut sebagai bagian dari kepedulian umat Hindu terhadap lingkungan. Karena, umat Hindu memiliki keyakinan bahwa alam harus dilindungi dengan melakukan kebaikan salah satunya menanam pohon.
“Kita ingin mengajarkan kepada generasi muda, akan pentingnya menjaga lingkungan. Karena lingkungan tempat kita hidup, maka kita wajib menjaganya, salah satunya dengan penanaman pohon,” tegasnya.
Heri Santoso Dirjen Pengendalian DAS dan Kehutanan pada Kementerian Kehutanan RI mengatakan pihaknya sangat mendukung upaya masyarakat yang ingin membantu terlaksananya program pemerintah menanam satu miliar pohon.
“Karena kegiatan menanam sebagai salah satu upaya kita untuk mencegah pemanasan global yang merusak lingkungan,” tandasnya.
Dia mengklaim, upaya yang dilakukan masyarakat dan pemerintah daerah dalam mendukung program menanam satu miliar pohon telah membuahkan hasil. Yakni tercatat dari awal di luncurkannya kegiatan satu miliar pohon hingga 31 Desember 2010 sudah 1,4 miliar pohon ditanam di seluruh Indonesia.
“Pencapaian target tersebut, tidak terlepas dari dukungan masyarakat, instansi pemerintah, pemerintah daerah, TNI/Polri dan perusahaan yang menggelar penanaman pohon di sejumlah daerah,“ tuturnya.
Ia berharap aksi menaman pohon tersebut dapat meminimalisir jumlah lahan kritis di Indonesia yang dari 2007 hingga kini angkanya tercatat 30 juta hektar
Selain dihadiri Dirjen Pengendalian DAS dan kehutanan, aksi ini juga dihadiri sejumlah pejabat dan tokoh masyarakat Hindu, diantaranya Danrem 061/Suryakencana, Bupati Bogor diwakili staf dan aparat kelurahan Babakan Madang.

Comments {+}
Leave a Response