Suryadharma Ali: PPP Tak Ada Matinya Mesti Intimidasi
Menadao (GNI),- Partai Persatuan Pembangunan (PPP) merupakan partai yang memiliki kekuatan yang luar biasa, dan juga yang tidak ada matinya mesti intimidasi, dicurangi dan suaranya dirampok di tempat pemungutan suara pada beberapa pemilu sebelumnya. Demikian dikatakn Ketua Umum DPP PPP, Suryadharma Ali saat memberikan pidato politiknya pada acara silahturahmi dengan para pengurus DPW dan DPC dari Propinsi Sulawesi Utara, Gorontalo, dan Maluku Utara, di Manado (22/05/2011).
Bersamaan dengan acara itu, Suryadharma Ali menerima pernyataan dukungan dari para pengurus DPW dan DPC untuk dicalonkan dan dipilih kembali sebagai Ketua Umum DPP PPP masa bakti 2011-2016 pada Muktamar VII PPP di Bandung, 3-6 Juli 2011.
Ia mengatakan tidak yakin PPP yang berasaskan Islam akan ditinggalkan umat Islam, karena sudah lama partai-partai berbasis Islam digembosi pihak-pihak yang tak senang jika umat Islam mengalami kemajuan.
Hal ini bisa dilihat dari munculnya opini miring yang menyebut partai Islam tak akan dipilih oleh umat Islam. Itu pandangan menyesatkan, karena ketika zaman Orde Baru suara PPP sudah ditakar atau dijatah oleh penguasa, katanya.
Ketika zaman reformasi, banyak tokoh Islam mendirikan partai Islam lainnya. Termasuk juga dari kalangan pengurus PPP mendirikan partai Islam baru, seperti PKS, PAN dan masih banyak lainnya, katanya.
Telah terjadi proses eleminasi lewat UU politik, yang jika diberlakukan dapat mengancam eksistensi PPP, ia menjelaskan.
Ia yakin jika para pengurus PPP solid dan mau bekerja keras, dalam suasana kebersamaan, rakyat Indonesia akan memberikan kepercayaan kepada PPP. Hal itu dapat dimaknai bahwa kepercayaan terhadap PPP dapat mendongkrak perolehan suara PPP di berbagai wilayah.
Dalam acara silaturahim yang dihadiri pengurus DPP PPP, tampil membacakan dukungan kepada Suryadharma Ali agar terpilih kembali wakil dari DPW PPP Gorontalo, Muhalim Dj Litty, wakil DPW PPP Sulut M. Djafar Alaktiri, wakil DPW PPP Maluku Utara Muhammad Ridwan Tjan.
Alasan yang dikemukakan mendukung Suryadharma Ali antara lain selain popularitasnya di atas para peengurus DPP PPP lainnya, juga memiliki jiwa kepemimpinan. Dia adalah figur yang paling cocok untuk membawa PPP lebih maju.
Kerja keras
Pada bagian lain Suryadharma Ali mengaku mendapat tantangan berat. Pasalnya, ke depan, Pemilu 2014 diperlukan energi dan semangat besar untuk memajukaan PPP. Pesaing atau kompetitor dari partai lain telah melakukan berbagai persiapan.
Untuk membesarkan partai itu tidak aada cara lain, kecuali dengan kerja keras dan kebersamaaan. Sebab dirinya tak mungkin dapat menjangkau daerah Gorontalo atau Maluku Utara tanpa dukungan tangan DPC dan DPW.
Karena itu, ia ingin adanya komitmen dari seluruh pemangku kepentingan di partai itu agar tak tergilas pada Pemiu 2014 nanti.
Suryadharma Ali mengaku merasa tertantang bahwa berjualan Islam tidak laku."Saya tidak percaya itu, karena PPP selama ini merasa dicurangi," katanya.
Share this : Share [refer to site map]

Comments {+}
Leave a Response