Gagah Tanjungsari Menangkan Piala Derby

Setelah 20 Tahun , akhirnya Kesuksesan Itu datang kembali" kalimat itulah yang keluar dari mulut Alex Asmasoebrata sesaat setelah kuda milik klubnya (Tanjungsari Stable) yang bernama Gagah Tanjungsari berhasil memenangkan Piala Derby Indonesia 2011. Alex mengucapkan hal tersebut bukan tanpa alasan. Pasalnya , 20 tahun silam, tepatnya pada tahun 1991,pertama kali ia meraih piala Derby melalui kuda miliknya bernama Mulawarman.
Kini, piala tersebut seolah ditakdirkan untuk kembali ke dalam genggaman tangannya.
Pemilik Tanjungsari Stable, Alex Asmasoebrata akan menyiapkan kuda baru guna menghadapi Kejurnas Pacuan Kuda 2012 kelas derby setelah kuda sebelumnya tidak bisa turun di kelas itu.
Salah satu kuda andalan Tanjungsari Stable yang bernama Gagah Tanjungsari baru saja memenangkan Kejurnas Pacuan Kuda kelas derby di Arena Pacuan Kuda Pulo Mas Jakarta Timur, Minggu (24/7).
Kejurnas Ke 45 yang diselenggarakan PORDASI diikuti oleh 145 kuda pacu dari 11 Provinsi diantaranya adalah DKI Jakarta.
Kuda milik Alexandra Asmasoebrata itu mampu mengalahkan kuda Sukma Bumi dari Plengkung Stable Jawa Timur yang berada di posisi dua dan Next Tonsea dari Tonsea Stable dari Sulawesi Utara yang berada di posisi tiga.
Menurut dia, perlombaan kelas derby hanya dilakukan satu tahun sekali. Dengan hasil yang diraih, pihaknya mengaku bangga setelah sebelumnya selalu kesulitan untuk menjadi yang terbaik. "Setelah 20 tahun akhirnya kesuksesan itu datang pada kami. Butuh kerja keras untuk mempersiapkan semuanya," kata Alex menambahkan.
Alex yang juga Ketua Pordasi DKI Jakarta itu mengaku terakhir kali kuda miliknya memenangi nomor derby pada tahun 1991. Kuda yang sukses merebut nomor bergengsi pada masa itu adalah Mulawarman. "Salah satu kunci kemenangan ini adalah cermat dalam memilih kuda pacuan. Butuh keahlian khusus untuk melakukan hal ini," kata pria yang juga menjadi promotor ajang balap ini.
Kuda Gagah Tanjungsari yang memenangkan nomor derby pada kejurnas di Pacuan Kuda Pulo Mas Jakarta Timur merupakan kuda blasteran antara kuda lokal dengan asing yang berasal dari Bandung.
Pada Kejurnas Pacuan Kuda 2011 Seri I pertama selain dilombakan kelas derby juga dipertandingkan kelas pemula A-B dan C-D serta kuda di bawah dua tahun. Adapun peserta yang turun dalam lomba sebanyak 145 ekor kuda yang berasal dari seluruh IndonesiaShare this : Share [refer to site map]

Comments {+}
Leave a Response